RSS

Idul Adha... oh Idul Adha #Hanyacoretanbiasa

Tes 123, tes 123, ehmmmmm.........

Allaahu akbar.. Allaahu akbar.. Allaahu akbar.....
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.



Ok sorry, aku tau klo suaraku sperti kodok kegenjet buldoser.... Kmaren ajh waktu aku latihan buat takbiran keliling di Puri, tetangga samping rumah sampai pingsan dan harus mnerima pertolongan pertama.


Back to topic.............

Kita tentu tau besok adalah hari raya Idul Adha ( Hari raya umat islam). Di hari raya ini, semua orang pasti bahagia menyambutnya ( terkecuali untuk setan2). Di malam takbir ini Abg labil akan mulai sesat sadar untuk kembali ke jalan yang benar.
Contoh :
1) Benteng Pancasila dan JT akan menjadi sunyi senyap tak berpenghuni (seperti di film resident evil)
2) Tidak ada namanya ngapelin pacar. Kata ngapelin akan berubah menjadi silahturahmi ke rumah pacar ( Untuk para jomblo seperti saya, hari tersebut adalah hari terhebat bagi kita, karena banyak Abg menjadi jomblo dalam sehari )
3) Hotel akan sepi dari suara mendesah ( you know what I mean )

Di Hari raya Idul Adha, tentunya akan dilangsungkan suatu kegiatan yang sangat fenomenal sekali. Yups..... acara tersebut adalah pemotongan hewan Kurban.

Saya sebetulnya adalah orang yang sangat tidak setuju dengan adanya penjagalan besar2an tersebut. Bayangkan saja apabila kamu menjadi seorang ibu dan dengan susah payah membesarkan anakmu sendiri. Kemudian anakmu direnggut oleh kejamnya dunia dengan cara dikurbankan. ( hiks, hiks, hiks ). Coba kalian pikir betapa sedihnya ibu kambing dan sapi tersebut........................ ( menangis).

Untuk semua sapi dan kambing, saya sebagai saudara kalian mempersembahkan puisi ini :    

Wahai sapi dan kambing yang malang
Tubuh-tubuh kaku terbujur sunyi

terpancang tonggak bisu tak bernama

tanah merah tanpa bertabur bunga

tapi rela sapi dan kambingku terbaring di pusara.

Ketika kejam peperangan merobek damai sepi

kau angkat ekor tanpa dipinta

melawan penindasan dan penjajahan

demi bumi pertiwi.

Ketika kaki-kaki masih mampu mencekam mencengkeram

jantung berdetak hati berderak

kau pekikkan satu tekad:

EMBEEEKKKKKK

Kau biarkan di sekujur tubuhmu

luka nganga bertaut sendiri

kau korbankan milikmu, hidupmu

gugur satu-satu.

Sebelum sempat kukalungkan bunga di lehermu

aku sematkan bintang jasa di dadamu

kau berlalu tanpa meminta balas jasa.

Sapi dan Kambingku,

ijinkan aku seka darah di luka tubuhmu

aku hapus debu di telanjang kakimu

sebagai rasa hormat dan terima kasihku.

Sapi dan Kambingku,

di atas pusaramu

kutaburkan wangi bunga-bunga

dan kuteteskan haru air mata.

Ini adalah Bukti-Bukti kekejaman manusia :
 
 Ini adalah salah satu korban penjagalan pada saat Idul Adha. Wahai kau akan aku ingat selalu jasamu...............


Ini adalah penghormatan Terakhir yang bisa saya berikan :

 ini adalah tarian penghormatan yang aku ciptakan untuk kawan-kawanku sapi dan kambing..... terima kasih teman-teman.

 Postingan ini dikerjakan dengan kondisi ku yang bercucuran air mata kesedihan.....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: