Bagi semua pelajar SMA tentu mengetahui yang namanya jalur SNMPTN undangan. SNMPTN undangan tuh salah satu cara masuk ke perguruan tinggi tanpa menggunakan tes. Aku sebagai pelajar yang ababil begitu mendengar kata TANPA TES langsung menjerit kegirangan, karena dari kabar burung Pak RT bahwa soal-soal SNMPTN tulis itu susahnya setengah mati. Mungkin mengerjakan soal-soal SNMPTN tulis bisa dijadikan pilihan cara untuk bunuh diri.
Di tahun 2012 ini syarat-syarat masuk SNMPTN undangan banyak berubah dari tahun lalu yang diambil 50% persen siswa per sekolah dengan akreditasi A. Aku yang hanya menjadi korban keganasan sistem pemerintah hanya dapat bersimpuh berlinangkan air mata kesedihan dan hanya bisa menyabarkan diri menunggu hasil final keputusan pusat. Setelah hari-hari menegangkan yang membuat badanku kurus dan lemas dikarenakan proses penyabaran yang sangat berat akhirnya keputusan Pemerintah telah final dan menyatakan bahwa tahun ini tidak mesti diambil 50% siswa tetapi tergantung peningkatan atau penurunan nilai akademik. Sial...... keputusan yang sangan nista sekali. Aku berduka,,,,,,,, benar berduka. Oh dunia, kenapa kau kejam kepadaku seperti. Salah apa aku dunia??? Salahkah kegantenganku ini???. GALAU. hanya itu yang menjadi suasana hatiku saat ini. Bayangkan saja apabila yang dilihat penurunan dan kenaikan nilai akademik maka bisa dipastikan bahwa tahun ini belum tentu pengambilan tiap sekolah 50% persen siswa tetapi bisa kurang dari itu.
Setelah urusan regristasi di pusat tlah slesai maka hari-hari yang ditunggu-tunggu tiba yaitu seleksi pusat, siapa saja yang akan menerima undangan. Proses seleksi itu diadakan di ruang TRRC dan diwakili oleh 2 perwakilan dari kelas IPA, IPS dan bahasa. Meskipun ruang tersebut berAC tetapi aku merasakan ruangan itu lebih panas dari neraka Jahanam (emangnya aku udah pernah kesana?). Seleksi pertama dilakukan oleh anak bahasa dan hasilnya Jreng.....jreng.......jreng........ dari kelas bahasa hanya meloloskan 5 siswa yang beruntung. Aku hanya bisa gugup dan berpikir bahwa anak bahasa saja hanya bisa masuk lima orang gimana kelas IPA dan IPS. Sempat putus asa ada di anganku tapi aku mencoba kuat karena satu alasan yaitu "Mana mungkin Pemerinta Indonesia bisa rela tidak meloloskan makhluk ganteng dan super imut seperti aku, pasti faktor face diperhitungkan". Perwakilan IPS maju selanjutnya dan hasilnya aku lupa... wkwkwkwkwk. Perwakilan terakhir maju yaitu perwakilan kami semua lima kelas maju dengan gagah perkasa seperti film power ranger yang akan bertarung di arena medan perang. Dan untuk hasil anak IPA adalah Jreng.....jreng....jreng.... backsound adan ashar... hasil anak IPA diambil sebanyak 76 siswa. Aku sempat shock dan mencoba mencari namaku di pinggiran-pinggiran dan akhirnya ktemu.(Tepuk tangan). Aku bahagia sekali dan aku merasa seperti sel sperma yang harus bersaing dengan sel sperma yang lain untuk menuju sel telur dan aku menjadi pemenangnya, Masuknya aku ke jalur undangan membuat dampak besar bagiku yaitu setiap melangkah aku merasa menjadi anak yang paling pintar, kaya, ganteng dan cool.
Dengan undangan yang ada ditangan aku berencana ingin masuk FTTM ITB. Memang terdengar agak muluk-muluk karena ITB adalah intitute terbaik di Indonesia dan FTTM adalah salah satu fakultas terbaik disana dan sangat banyak peminatnya. Dengan kemampuan pas-pasan yang aku miliki mungkin masih sangat jauh untuk bisa samapai menjadi Mahasiswa ITB, tetapi aku mau membuktikkan bahwa makhluk sepertiku ini bisa menjadi keluarga besar ITB. Doakan ya pembaca..............
Berdoa mulai.........................
Selesai...............
Saran aku sebagai siswa SMA kelas 3 mengajak adik kelas untuk lebih mempersiapkan nilai kalian di kelas 8, karena ada asumsi yang slah dikalangan pelajar bahwa kelas 8 adalah waktunya nakal di SMA. Hal tersebut sangat salah karena di kelas 8 dan 9 lah kita harus bersungguh-sungguh agar masa depan terbentang indah seindah wajahku. SALAM SATU JIWA.
0 komentar:
Posting Komentar